Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Inilah Yang Termasuk Golongan Ahlussunah Wal Jamaah Menurut Ulama Salaf

Sampai saat ini, perbincangan mengenai siapa yang termasuk Golongan Ahlussunah Wal Jamaah masih terasa sangat hangat.

Yang Termasuk Golongan Ahlussunah Wal Jamaah

Ditambah dengan munculnya kelompok-kelompok keagamaan atau organisasi masyarakat baru yang mengklaim sebagai pembela sunnah.

Tidak sedikit dari kelompok yang baru lahir ini menyatakan diri sebagai kelompok yang paling paham dengan ahlussunnah waljamaah. Bahkan dengan berani mereka menganggap bahwa ulama-ulama sepuh dinegeri ini telah salah dalam memahami konsepnya.

Untuk itu, dalam postingan ini saya ingin menyampaikan pendapat mengenai siapa yang termasuk kedalam kelompok atau golongan ahlussunnah wal jamaah, dengan dasar petunjuk yang diwariskan oleh ulama masa lalu.

Dengan mengambil pandangan dari para ulama dimasa lalu, sekaligus mereka yang mengukuhkan keberadaan ahlussunnah wal jamaah ini, diharapkan kita tidak lagi terjebak dengan teori-teori terbaru yang lebih sering memberikan kebingungan bagi umat.

Pertanyaan kuncinya adalah "siapa yang dimaksud kelompok ahlussunah wal jamaah ini?"

Dalam menjawab pertanyaan ini, banyak sekali dari kelompok-kelompok baru dimasa kini yang mengedepankan makna tekstual dari pengertian ahlussunnah wal jamaah. Kendati itu bukan sebuah kekliruan, tetapi menurut saya; kurang memberikan ketegasan kepada umat dalam membangun keyakinannya.

Bahkan yang dikhawatirkan, hal itu bisa menggiring umat untuk menjalankan agama dengan kemauan sendiri sehingga terjebak kedalam talfek dalam menjalankan agamanya.

Disini saya ingin menyampaikan, bahwa jawaban dari pertanyaan tersebut, sebetulnya sudah disampaikan oleh ulama dari kalangan salafus shaleh pada masa lalu. Ketika konsep Aswaja ini disepakati oleh kebanyakan dari mereka.

Yang pertama disampaikan oleh Al-Syeikh Mutadla Al-Zabidi (1732-1790 H), dimana beliau menyampaikan bahwa;

"Jika diucapkan Ahlussunnah wal Jama'ah, yang dimaksud adalah mereka yang berasal dari golongan Asy'ariyah dan Al-Maturidiyah" al-Ittihaf, Juz 2, hal.6.

Selanjutnya, senada dengan Al-Syeikh Mutadla Al-Zabidi adalah komentar yang disampaikan Al-Syeikh Ahmad Bin Musa Al-Kayali. Dimana beliau menyampaikan;

الأشاعرة هم أهل السنة و الجماعة أي بحيث إذا أطلق هذا اللفظ أهل السنة و الجماعة لم ينصرف إلا إليهم

"Golongan pengikut Imam Abu Hasan Al-Asy'ari semuanya adalah Ahlussunnah Wal Jamaah. Jika dikatakan Ahlussunnah wal Jamaah, maka tidak dapat diartikan selain dari golongan mereka". 

Kemudian Ulama lainnya adalah Syeikh Syihab Al-Khafaji, Ia menuliskan dalam kitabnya;

"Golongan yang selamat hanyalah Aswaja"

Sementara dalam kitab Hasyiyah Al-Syanwani dituliskan;

"Yang dimaksud dengan golongan Aswaja adalah Syeikh Abu Al-Hasan al-Asy'ari dan para pengikutnya. Karena merekalah yang oleh Allah ditakdirkan sebagai Hujjah atas makhukNya. Merekalah yang dimaksud dalam sabda Nabi SAW., 'Sesungguhnya Allah swt. tidak akan mengumpulkan umatku (para pengikut al-Asy'ari) dalam kesesatan'"

Komentar-komentar dari para ulama diatas, sebetulnya sudah sangat jelas. Bahwa hanya mereka yang mengikuti konsep keagamaan yang dirumuskan oleh Syeikh Abu Hasan Al-Asy'ari dan al-Maturidi yang soheh dan berhak atas klaim ahlussunah wal jama'ah.

Namun, seiring berjalannya waktu ketegasan dari pandangan-pandangan ulama itu mulai dibiaskan oleh pendapat-pendapat yang lahir belakangan.

Sehingga penting kiranya bagi kita yang hidup dizaman ini, dengan hegemoni dari kebebasan berpendapat, tidak terlalu bolostrong (lugu dan ambigu) dalam menerima pandangan baru. Tetapi juga tidak terlalu keukeuh untuk mengabaikannya.

Semoga kita semua melebur jadi satu dalam golongan ahlussunah wal Jamaah yang diridhai oleh Allah swt. dan dikumpulkan bersama Rosulullah saw. ditepi telaga kautsar.


Penutup

Sekuat apapun pikiran manusia, tidak akan bisa mencapai hakikat kebenaran yang sesungguhnya, karena kebenaran itu hanya milik Allah swt.

Namun, dalam keniscayaan sebagai makhluk yang dipercaya untuk menjadi khalifah dimuka bumi ini, selayaknyalah selalu mengikuti kelompok yang lebih banyak dan lebih memberikan kemaslahatan untuk umat serta kelangsungan alam semesta ini.

Silahkan sanggah dengan penuh cinta dan ketulusan! Wallahu a'lam bish showab!

Asep Rois
Asep Rois Memandang masa depan itu harus melibatkan kebaikan dalam prasangka. Kemudian melangkah dalam jalur proses dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

Posting Komentar untuk "Inilah Yang Termasuk Golongan Ahlussunah Wal Jamaah Menurut Ulama Salaf"