Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Biografi Syekh Abdul Qodir Al jailani Sang Imam Tasawuf

Setiap muslim pasti pernah menengar nama Syekh Abdul Qodir Al-Jailani. Apalagi dari kalangan ahli thoriqoh pasti sangat akrab dengan tokoh ini. Yaa.. Untuk bertabaruk inilah Biografi Syekh Abdul Qodir Al Jailani Sang Imam Tasawuf.

inilah Biografi Syekh Abdul Qodir Al jailani Sang Imam Tasawuf

Syekh Abdul Qodir Al-Jailani adalah seorang yang lahir pada 1 Ramadhan 470 Hijriyyah atau 1077 Masehi di Jailan sebuah daerah yang terletak di Persia (sekarang Iran).

Syekh Abdul Qodir Al-Jailani adalah putra dari seorang ulama yang zuhud dan pastinya sangat disiplin dalam menjalankan ibadahnya yaitu; Abu Shalih Musa yang di juluki dengan gelar Janki Dausat (bahasa Persia) atau Muhibbul Jihad (dalam bahasa Arab) karena beliau adalah orang yang sukses memerangi hawa nafsunya.

Ketika usia Syekh Abdul Qodir Al-Jailani beranjak 18 tahun beliau sudah menjadi seorang pengelana. Diusianya ini beliau sudah pergi ke Bagdad sebuah pusat kota yang terletak di Iraq yang jauh dari negeri kelahirannya yaitu Jailan untuk menuntut ilmu.

Selama 33 tahun tinggal di Bagdad sebaga pelajar, Syekh Abdul Qodir Al-Jailani belajar di Madrasah Asy Syaikh Abu Sa'id Al-Makhzumi yang saat ini lebih dikenal dengan Bab Asy-Syeikh. Sebelum wafat Syeikh Al-Makhzumi menyerahkan madrasahnya itu kepada Syekh Abdul Qodir Al-Jailani untuk dikembangkan.


Setelah menerima amanat dari sang guru Syekh Abdul Qodir Al-Jailani mulai memberikan materi kuliah di Madrasah itu. Saat itu beliau memberikan materi kuliahnya sebanya 3 kali dalam seminggu, yakni Malam rabu, Jum'at pagi dan Minggu pagi.

Syekh Abdul Qodir Al-Jailani sangat lihai dalam memilih materi sampai cara menyampaikannya, sehingga banyak orang yang tersentuh dengan setiap taushiyah dan mau'idzahnya dan kemudian banyak orang menjadi sadar pada peran sesungguhnya dalam kehidupan di dunia ini.

Orang-orang yang akhirnya sadar itu berasal dari banyak kalangan atau kelompok, mulai dari kalangan perampok, pemimpin yang tidak adil bahkan dari kalangan non muslim dan yang sudah pasti orang yang taat semakin kuat ketaatannya.
Dalam catatan sejarah di sebutkan bahwa beliau telah berhasil menyadarkan lebih dari 100 ribu perompak yang akhirnya bertaubat. Selain itu sebanya 5 ribu orang non muslim akhirnya bersyahadat setelah mendengarkan taushiyah dan nasehat dari Syekh Abdul Qodir Al-Jailani.

Keberhasilannya itu tidak lain karena Syekh Abdul Qodir Al-Jailani sangat menguasai ilmu tentang keislaman dengan berbagai cabangnya, seperti ilmu bahasa, fiqih, ilmu tafsir dan lain sebagainya. Dalam fiqih setiap fatwa yang Ia sampaikan bersumber dari madzhab Syafi'i dan Ibn Hanbal.

Diantara pengajarannya yang sangat masyhur yang sering di katakannya adalah;
"Telah ku teliti semua amal shalih, dan tidak ada keutamaan dalm amal yang melebihi memberi makan"
Pada usianya yang ke 90 tahun akhirnya Syekh Abdul Qodir Al-Jailani dipanggil oleh Allah SWT. Wafat di Baghdad pada tanggal 10 Robiul Akhir, 561 H/1166 M. dengan meninggalkan karya - karyanya yang sangat bermanfaat untuk umat muslim di seluruh dunia sampai hari ini.

Demikianlah secuil catatan tentang Biografi Syekh Abdul Qodir Al jailani Sang Imam Tasawuf yang kami rangkum dari berbagai sumber. Dengan niatan ngalap berkah dengan penuh harapan, semoga tulisan ini akan berdampak manfaat untuk penulisnya serta para pembaca yang kebetulan mampir ke www.aseprois.com ini. Wallahu a'lam bish showab.


Asep Rois
Asep Rois Memandang masa depan itu harus melibatkan kebaikan dalam prasangka. Kemudian melangkah dalam jalur proses dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

Posting Komentar untuk "Biografi Syekh Abdul Qodir Al jailani Sang Imam Tasawuf"

Silahkan Berlangganan Via Email