Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Bayangkan Bila Anak Anda Terserang Virus Corona!

Pernahkan membayangkan bila anak Anda terserang Virus Corona dari jenis terbaru yaitu covid-19? apa yang Anda lakukan bila nanti mengalami kejadian mengerikan itu?

Bayangkan Bila Anak Anda Terserang Virus Corona!

Postingan ini ditujukan untuk saling mengingatkan agar kita selalu waspada dengan keadaan lingkungan disekitar kita.

Terutama lingkungan tempat putra-putri kita mencurahkan segala kreatifitasnya ketika mereka berkumpul dengan teman-teman sebayanya.

Pada saat ini;di negara kita Indonesia; data kasus anak terinfeksi virus corona ternyata masih sangat rendah. Namun; sebagai orang tua kita tidak boleh lengah dan harus tetap waspada pada gejala akibat serangan virus corona pada anak kita.

Selain itu kita juga harus mengetahui bagaimana langkah pencegahan yang tepat agar risiko anak terpapar oleh virus corona tetap rendah.

Virus corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan, dimana jenis virus corona terbaru ini memiliki nama sebutan sebagai COVID-19.

Hingga saat ini, kebanyakan pasien yang dinyatakan telah terpapar/terinveksi oleh wabah virus corona kebanyakan dari kelompok orang dewasa, meskipun kasus pada anak yang dinyataka positif corona juga ada.

Gejala virus corona pada anak biasanya ringan seperti batuk, atau pilek biasa bahkan tanpa gejala, hal ini dikemukakan oleh lembaga yang mengurus pengedalian dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat, Centers of Disease Control and Prevention.

Mengapa gejalanya ringan bahkan tanpa gejala? Hal ini dikarenakan kelenjar timus (bagian sistem imun) masih bekerja dengan optimal.

Lalu apa saja bentuk gejala virus corona yang terjadi pada anak?

Gejala virus corona yang muncul pada anak umunya ringan seperti yang telah disebutkan diatas. Gejala itu meliputi demam, radang tenggorokan atau tenggorokan terasa kering, batuk-batuk, pilek, dan sesak napas.

Selain gejalanya yang ringan tersebut, gejala lain yang mungkin muncul adalah diare atau muntah, ini memang terdengar sangat umum yaa.

Meskipun gejala virus corona pada anak itu cenderung terlihat ringan, namun jangan sampai itu membuat para orang tua menjadi lengah.

Gejala yang ditimbulkan oleh virus corona ini dapat berkembang menjadi gangguan lainnya; seperti syok, sepsis dan gagal napas yang kemudian menjadi akut (acute respiratory distress syndrome) yang berbahaya.

Jika baru tiba dari berpergian; baik dari luar negeri atau dari luar kota ataupun merasa curiga bahwa anak tengah mengalami gejala virus corona,

segera pastikan gejala yang dialaminya itu dengan cara pergi ke pusat puskesmas atau layanan kesehatan terdekat untuk melakukan screening virus corona.

Pahamkan anak dengan mengajari mereka untuk melakukan pencegahan terhadap virus corona.

Agar bisa mencegah terjadinya risiko tertular virus corona pada anak itu, oleh karenanya sangat penting mengajari mereka untuk melakukan beberapa langkah pencegahan berikut ini:

Mencuci tangan sesuai anjuran

Cara paling umum penularan covid-19 adalah melalui air liur (droplets), oleh karenanya sangat penting untuk mengajari anak mengenai pentingnya mencuci tangan sesuai dengan anjuran.

Bagaimana cara mencuci tangan sesuai dengan anjuran?

Ajari anak agar bisa mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun selama 20 detik. Agar lebih mudah untuk memperhitungkannya, ajari anak untuk menghitung angka 1 sampai 20 saat mencuci tangan.

Pastikan anak sudah paham bahwa ia harus mencuci seluruh bagian tangannya dengan benar sampai ke sela-sela jari, ujung kuku, dan punggung tangannya.

Jika sudah bisa memastikan anak telah mengetahui bagaimana cara mencuci tangan dengan benar, lanjutkan dengan membiasakan anak untuk selalu mencuci tangan sehabis melakukan aktivitas apapun terutama setelah bersin, sebelum atau sesudah makan, dan sehabis beraktivitas dari luar rumah.

Membiasakan anak mengenakan masker saat keluar rumah

Hingga saat ini, pasien yang dinyatakan positif virus corona terus bertambah sehingga menggunakan masker merupakan langkah yang penting untuk dilakukan sebagai upaya pencegahan.

Berikan anak masker kain yang pas untuk ukuran wajahnya dan ajarkan bagaimana cara menggunakan masker dengan benar.

Ingatkan anak untuk selalu mencuci tangan baik itu sebelum atau setelah menggunakan masker.

Beri asupan bergizi

Asupan makanan bergizi seperti sayur-sayuran dan buah-buahan dapat menjaga daya tahan tubuh anak sehingga meminimalisir risiko anak terjangkit oleh virus corona.

Jadi berikan anak makanan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizinya agar seimbang.

Selain sayur dan buah-buahan, mengonsumi Synergy Colostrum yang terbuat dari cairan pra-susu dari kelenjar susu induk mamalia dalam 24-48 jam pertama setelah melahirkan ini  juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh.

Di dalamnya terdapat kolostrum sapi yang memiliki faktor imun 4 kali lebih tinggi dan 90 bahan bioaktif alami untuk suplai faktor kekebalan, pertumbuhan, dan nutrisi.

Manfaat dari mengonsumsi Colostrum selain meningkatkan sistem imun tubuh adalah untuk mempercepat regenerasi sel, meningkatkan daya konsenterasi, menjaga kesehatan tulang, rambut, dan gigi, serta berbagai manfaat baik lainnya.

Tidak hanya itu, di dalam Colostrum juga terdapat antibodi immunoglobulin utama (IgG) mencapai 9% yang baik untuk tubuh.

Dimana bisa mendapatkan Colostrum?

Untuk mendapatkannya serta mendapat penjelasan lebih lengkap mengenai Colostrum kunjungi ;


Meskipun angka anak yang terjangkit virus corona kecil namun ada baiknya untuk tetap waspada dengan mengetahui berbagai gejala virus corona pada anak.

Jangan lupa untuk mengajarkan anak langkah pencegahan agar risiko terkena virus corona lebih kecil karena mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Tetap hidup sehat dan bahagia selalu!
Asep Rois
Asep Rois Memandang masa depan itu harus melibatkan kebaikan dalam prasangka. Kemudian melangkah dalam jalur proses dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

Posting Komentar untuk "Bayangkan Bila Anak Anda Terserang Virus Corona!"

Silahkan Berlangganan Via Email