Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

4 MM untuk menjaga persahabatan

4 MM untuk menjaga persahabatan - Saling membutuhkan satu sama lain dan tidak bisa ditiadakan dari prinsip kebersamaan dalam banyak hal. 

Inilah basic fitrah dari manusia, dimanapun, kapanpun dan sampai kapanpun bahkan sampai akhirat nanti manusia akan saling melengkapi. 

Zoon politicon yang di istilahkan oleh Aristoteles untuk menyebut manusia, adalah makhluk sosial yang tidak mungkin dapat bertahan dan betah hidup didunia ini tanpa ada teman dan saling berinterakasi dengan manusia yang lainnya. 

Dengan kebersamaan dalam pertemanan itulah manusia bisa terus berkembang secara bersama-sama.
4 hal untuk menjaga persahabatan

Jalinan persahabatan diantara manusia merupakan pemicu untuk memunculkan kekuatan potensi yang dimiliki oleh setiap idividu manusia. 

Sehingga dengan potensi-potensi yang berhasil dimunculkan melahirkan berbagai keberdayaan dalam mengelola keseimbangan hidupnya sehingga mampu menciptakan peradaban dari masa ke masa. 

Dari sinilah hakikat kekhalifahan manusia bisa dilihat dan dipahami dengan jelas, sebagai pemimpin yang mampu mengelola eksistensi kehidupan yang ada didunia ini.

Namun, tanpa ada ikatan pertemanan dan persahabatan diantara manusia, tidak mungkin fungsi kekhalifahan ini akan bisa dijalankan. 

Kebutuhan sosial manusia terpenuhi oleh karena ikatan persahabatan yang detil dan jelas. Ikatan pertemanan dan persahabatan diantara manusia sangat berbeda dengan makhluk yang lain. 

Dan yang membedakannya itu adalah menerapkan nilai-nilai etika dan estetika ketika membangun kebersamaan dalam persahabatan itu.


اعلم أن عقد الأخوة رابطة بين الشخصين كعقد النكاح بين الزوجين وكما يقتضي النكاح حقوقا يجب الوفاء بها قيام بحق النكاح كما سبق ذكره في كتاب النكاح فكذا عقد الأخوة فلأخيك عليك حق في المال والنفس وفي اللسان والقلب بالعفو والدعاء وبالإخلاص والوفاء وبالتخفيف وترك التكلف
"Jalinan tali persahabatan antara dua orang seperti halnya akad nikah suami-istri. Dalam pernikahan terdapat hak yang harus dipenuhi sebagaimana disebutkan sebelumnya pada pembahasan nikah. Demikian pula dalam persahabatan ada kewajibanmu untuk memenuhi hak saudaramu, baik yang berkaitan dengan harta, jiwa, tutur kata, dan hati: dengan memberikan maaf, keikhlasan, pemenuhan janji, dan meringankan beban." Al-Ghazali


Dari yang dijelaskan Imam al-Ghazali di atas, kita bisa memahami, bahwa bagian penting dalam menciptakan ikatan persahabatan yang erat diantara sesama manusia adalah masing-masing harus memahami dan menjalankan hak dan kewajibannya. 

Hal itu sebagai komitmen untuk menguatkan bangunan kebersamaan dalam pertemanan dan persahabatannya.

Hak mengandung makna bahwa manusia memiliki peluang untuk mengambil dan menerima apa yang diinginkannya dari manusia yang lain dan kewajiban mengandung makna bahwa manusia berani memberikan apa yang dibutuhkan oleh manusia lainnya dengan batasan kemampuan yang dimiliki masing-masing. 

Disinilah hak dan kewajiban itu menjadi kata kunci utama dalam menciptakan kesuksesan dari bangunan pertemanan dan persahabatan.

Oleh karena itulah ada etika yang harus dijalankan demi menjaga dan berjalannya persahabatan di antara sesama manusia. Untuk mewujudkan hal itu, setidaknya manusia harus memperhatikan empat hal dengan sungguh-sungguh. 

Bila keempat hal ini dijaga dengan baik maka persahabatan itu akan selalu konsisten disepanjang masa. Penulis mengistilahkan ke 4 hal itu dengan "4 MM untuk menjaga persahabatan". Berikut ini gambarannya;

1. Mau Memberi

Islam telah mengajarkan umatnya agar memiliki kepekaan terhadap kondisi saudara, teman, keluarga, sahabat dan tetangganya dalam hal yang menjadi kebutuhan hidupnya. 

Sehingga bila dia memiliki harta lebih dari yang dia butuhkan, maka dia ada kewajiban memberikan hartanya kepada yang sedang membutuhkan. 

Memberi ini dalam Islam dijadikan sebagai salah satu pondasi utama dalam Islam yang kita kenal dengan Zakat didalam Rukun Islam.

Imam al-Ghazali dengan pendapatnya telah membagi persahabatan dari sisi "mau memberi" kedalam tiga tingkatan:

  • Paling rendah adalah orang yang memosisikan sahabatnya seperti seorang pembantu. Dia akan memberikan harta kepada sahabatnya bila terdapat kelebihan; 
  • Menengah adalah orang yang memperlakukan sahabatnya seperti dia memperlakukan dirinya sendiri. Hampir tidak ada perbedaan kebutuhan antara diri dan kebutuhan sahabatnya. Dia akan memberikan apapun dengan atau tanpa di pinta sekalipun.
  • Paling tinggi adalah orang yang memposisikan sahabatnya di atas dirinya sendiri. Dia rela mengorbankan diri dan hartanya demi membela dan menjaga sahabatnya.

Yang pertama ini, sebagai gambaran bagi kita untuk memahami diri kita dalam memperlakukan sahabat-sahabat kita pada saat kita mau memberi. 

Sahabat yang manakah yang kita posisikan di tingkat pertama?, 
siapa yang di tingkat ke dua? dan 

siapa saja yang kita posisikan di tingkat ke tiga?. 

Semuanya sangat berhubungan erat dengan timbal balik. Betul?.. 

Namun yang paling penting adalah setiap orang harus memahami bahwa perjalanan-mencari-penghidupan-tiap-orang-itu-pasti-berbeda.

2. Mau Membantu

Memberi dan membantu adalah dua kata yang memiliki porsi yang berbeda. Membantu sahabat sangan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi sang sahabat yang menyangkut kebutuhan hidupnya baik setelah atau sebelum dia meminta bantuan. 

Seperti membantu mengembangkan usahanya, membantu menyelesaikan masalahnya, membantu melindungi nama baiknya, membantu memudahkan jalan menuju cita-citanya dan lain sebagainya. 

3. Mau Menjaga

Etika sudah menjadi aturan umum yang harus dijaga bersama. Seorang sahabat tidak akan berani melakukan sesuatu yang dibenci oleh sahabatnya demi menjaga perasaannya. 

Kendati dalam satu sisi ada juga peluang untuk mempengaruhi. Kulit beda tempat pasti beda warnanya, begitu juga otak dan hati beda manusia akan beda pula karakternya. 

Disinilah kita belajar bagaimana bisa saling menjaga dan memahami satu sama lain. Seperti ketika bertamu atau dalam sebuah acara seseorang harus mengetahui hal-hal-yang-harus-diperhatikan-dalam-berpakaian. 

Oleh karena itu lah setiap orang harus mempelajari berbagai hal terkait sopan-santun-dalam-berpakaian.

4. Mau Mengapresiasi

Kemampuan barbicara dari setiap manusia harus terus dibangun, sehingga dia mamahmi bagai mana cara bertutur kata yang baik dengan semua sahabat dan orang-orang yang ada disekelilingnya. 

Salah saru etika dalam berbicara adalah mau bertutur kata dengan penuh kesopan dan memberikan pujian atas kebaikan yang dimiliki oleh sahabatnya. 

Tidak ada manusia di dunia ini yang tidak suka pujian. Karenanya untuk memperkuat persahabatan, biasakanlah untuk memberikan pujian pada setiap hal yang merupakan kebaikan yang dilakukan oleh sahabat. 

Baca Juga :

Bagaimana-cara-kita-beradab-sopan-santun.
Pengertian-akhlak-dan-pembagiannya.


Itulah sebagian hal yang menurut penulis sangat penting untuk diperhatikan untuk menjaga dan membangun persahabatan serta mengembangkannya menjadi warna pergaulan yang memberikan manfaat. Wallahu a'lam bis showab.
Asep Rois
Asep Rois Memandang masa depan itu harus melibatkan kebaikan dalam prasangka. Kemudian melangkah dalam jalur proses dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

Posting Komentar untuk "4 MM untuk menjaga persahabatan"