Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Panduan Sholat Idul Fitri Bersama Keluarga Di Rumah

Postingan mengenai Panduan Sholat Idul Fitri Bersama Keluarga Di Rumah yang akan disampaikan ini sangat penting untuk disimak.

Panduan Sholat Idul Fitri Bersama Keluarga Di Rumah


Ramadhan tahun ini memang sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, termasuk dalam suasana dan pelaksanaan ibadah sholat idul fitri yang akan dilaksanakan beberapa hari lagi.

Hikmahnya adalah kita menemukan pengalaman baru yang tidak biasanya, salah satunya adalah melaksanakan sholat idul fitri dirumah bersama keluarga.

Tentu saja ini tidak dialami seluruh muslim di Indonesia, dibeberapa wilayah mungkin masih dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Sholat idul fitri di rumah bersama keluarga ini hanya akan dilaksanakan oleh teman-teman yang berada diwilayah yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai zona merah.

Himbauan pemerintah ini tentu saja demi keselamatan bersama serta untuk mencegah penyebaran covid-19.

Sementara di wilayah yang statusnya dinyatakan sebagai zona hijau oleh pemerintah, masih dapat melaksanakan sholat idul fitri seperti biasanya, yakni dilapangan terbuka secara berjama'ah.

Namun, pemerintah tetap menghimbau agar menjalankan protokol kesehatan dalam pelaksanaanya.

Persoalannya; muncul bagi teman-teman yang berada di zona merah; salah satunya; "bagaimana cara melaksanakan sholat idul fitri dirumah bersama keluarga?"

Tata cara sholat idul fitri dirumah bersama keluarga sebenarnya tidak ada bedanya dengan yang dilakukan dilapangan.

Sebagai panduannya; pemerintah melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan Fatwa Mengenai; PANDUAN KAIFIAT TAKBIR DAN SHALAT IDUL FITRI SAAT PANDEMI COVID-19 nomor: 28 tahun 2020

Berikut ini penjelasan cara melaksanakan sholat idul fitri dirumah yang dijelaskan dalam fatwa mui tersebut diatas!

Tata Cara Sholat Idul Fithri

  1. Sebelum shalat, disunnahkan untuk memperbanyak bacaan takbir, tahmid, dan tasbih.
  2. Shalat dimulai dengan menyeru "ash-shalâta jâmi‘ah", tanpa azan dan iqamah. 
  3. Memulai dengan niat shalat Idul Fitri, yang jika dilafalkan berbunyi; Usholli sunnatan li 'iedil Fithri rok'ataini 'makmuman/imaman' lillahi ta'ala “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadimakmum/imam) karena Allah ta’ala.”
  4. Membaca takbiratul ihram - الله أكبر - sambil mengangkat kedua tangan.
  5. Membaca doa iftitah.
  6. Membaca takbir sebanyak 7 (tujuh) kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca: "Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallahu, wallahu akbar".
  7. Membaca surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.
  8. Ruku, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa. 
  9. Pada rakaat kedua sebelum membaca al-Fatihah, disunnahkan takbir sebanyak 5 (lima) kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunnahkan membaca: "Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallahu, wallahu akbar".
  10. Membaca Surah al-Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.
  11. Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam. 
  12. Setelah salam, disunnahkan mendengarkan khutbah Idul Fitri.

Tata Cara Khutbah Idul Fitri

Selain tata cara sholat idul fitri, dalam fatwa MUI no 28 tahun 2020 tersebut, juga dimuat tata cara khutbah idul fitri sebagai berikut!
1. Khutbah ‘Id hukumnya sunnah yang merupakan kesempuranaan shalat Idul Fitri.
2. Khutbah ‘Id dilaksanakan dengan dua khutbah, dilaksanakan dengan berdiri dan di antara keduanya dipisahkan dengan duduk sejenak.
3. Khutbah pertama dilakukan dengan cara sebagai berikut:
  • Membaca takbir sebanyak sembilan kali
  • Memuji Allah dengan sekurang-kurangnya membaca الحمد لله 
  • Membaca shalawat nabi saw, antara lain dengan  membaca; اللهم صل على سيدنا محمد 
  • Berwasiat tentang takwa. 
  • Membaca ayat Al-Qur'an 
Khutbah kedua dilakukan dengan cara sebagai berikut:
  • Membaca takbir sebanyak tujuh kali
  • Memuji Allah dengan sekurang-kurangnya membaca الحمد لله 
  • Membaca shalawat nabi saw, antara lain dengan membaca; اللهم صل على سيدنا محمد 
  • Berwasiat tentang takwa. 
  • Mendoakan kaum muslimin 

Sholat idul fitri di rumah bersama keluarga ini bisa dilaksanakan secara munfarid atau berjamaah.

Untuk melaksanakan sholat idul fitri dirumah dengan cara munfarid (sendiri tanpa berjamaah) yaitu dengan melaksanakan ketentuan tata cara sholat idul fitri diatas. Tanpa disertai dengan khutbah.

Kemudian untuk melaksanakan sholat idul fitri dirumah bersama keluarga dengan cara berjamaah dengan ketentuan;

  • Jumlah orang yang melaksanakan sholat minimal 4 orang; yang terdiri dari 1 imam dan 3 makmum.
  • Tata cara sholatnya seperti diatas
  • Khotib melaksanakan khutbah. Jika tidak ada yang bisa melakukan khutbah, maka boleh tidak ada khutbah
  • Jika kurang dari empat orang, sholat idul fitri dilaksanakan secara berjamaah tanpa khutbah.
Untuk mengetahui isi selengkapnya dalam fatwa MUI no 28 tahun 2020; silahkan Download Disni!

Demikian Panduan Sholat Idul Fitri Bersama Keluarga Di Rumah


Semoga postingan ini bisa menjadi salah satu referensi bagi teman-teman yang sedang mencari panduan terkait sholat idul fitri dirumah.

Sebagai penutup dari postingan ini; tidak lupa kami ingatkan, tetaplah memantau informasi mengenai covid-19 ini dari sumber yang terpercaya.

Tetap jaga kesehatan dan selalu mengedepankan keselamatan orang banyak dengan cara selalu menjaga kebersihan dan tidak sering keluar rumah kecuali untuk kepentingan yang harus dilakukan.
Asep Rois
Asep Rois Memandang masa depan itu harus melibatkan kebaikan dalam prasangka. Kemudian melangkah dalam jalur proses dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

2 komentar untuk "Panduan Sholat Idul Fitri Bersama Keluarga Di Rumah"

  1. Terimakasih kyai, sangat bermnfaat..😇

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, ada tamu istimewa!
      Selamat lebaran, semoga hujannya semakin deras dengan keberkahan

      Hapus

Posting Komentar

Tinggalkan komentar Anda dengan bahasa yang mudah dipahami, sopan, tidak negatif dan memotifasi semua orang.
Terimakasih

Silahkan Berlangganan Via Email