Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Pengertian Tasamuh dan Karakteristiknya

Mengenali Pengertian Tasamuh dan Karakteristiknya merupakan hal wajib bagi setiap muslim yang ada dimanapun. Ini dikarenakan setiap muslim harus siap dengan berbagai perbedaan dan perubahan dalam kehidupan dunia ini.

Tasamuh merupakan sikap yang dapat ditunjukan seseorang untuk menghadapi perbedaan dalam kehidupan sosial. Baik dari sisi adat istiadat, keyakinan dan bidang-bidang lain dari kehidupan ini.

Perilaku tasamuḥ merupakan jawaban bagaimana cara menghadapi perbedaan yang ada pada manusia.

Penting sekali kita menerapkan sikap tasamuh ini dalam kehidupan sehari-hari dengan tujuan untuk menciptakan keharmonisan dengan baik dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam hubungannya dengan dunia pendidikan sikap ini penting ditanamkan sejak dini disetiap jenjang pendidikan formal maupun non formal. Dengan begitu bisa diharapkan dimasa dewasanya anak-anak didik ini bisa mengitegrasikan sikap tasamuh dalam kehidupannya.

Pengertian Tasamuh dan Karakteristiknya

Pengertian Tasamuh

Mari kita telaah asal usul istilah tasamuh (تسامح ) ini!.

Tasamuh (تسامح ) berasal dari bahsa Arab dengan induk kata سمح yang bila diartikan secara harfiyyah sebagai "kelayakan atau kemudahan".

Kita juga bisa menelaahnya dalam kamus al-Munawwir. Dalam kamus itu kata سمح disandingkan dengan ساهل  yang memiliki arti "bermurah hati". Sedangkan kata تسامح disandingkan dengan تساهل yang berarti mempermudah.

Kemudian dalam perkembangan bahasa yang mengikuti perkembangan zaman disetiap era, Istilah tasamuh itu sering disamakan dengan term toleransi.

Istilah toleransi sendiri merupakan istilah paling mutakhir untuk menggambarkan hubungan sosial antara dua pihak yang berbeda secara idiologi maupun konsep.

Sebenarnya term tasamuh dan toleransi ini memiliki perbedaan secara substantif dan terminologis, tetapi dalam konteks agama, sosial budaya dan politik didekatkan maknanya sebagai implikasi dari pembauran budaya yang tidak dapat dihindari saat ini.

Dari penjelasan kedua istilah diatas (tasamuh dan toleransi) maka kata tasamuh menunjukkan kemurahan hati dan kemudahan yang disodorkan dari kedua belah pihak atas dasar saling pengertian. 

Kemudian Istilah ini sering digunakan dalam bentuk hubungan timbal balik dalam kehidupan sosial yang lebih luas.

Oleh karena itu, tasamuh dalam Islam lebih dimaknai dengan sebuah ikhtiar membangun sikap untuk saling menghargai, saling menghormati baik antara idividu dengan individu lain maupun antar kelompok.

Dalam Kamus Websters dijelaskan; bahwa kata toleransi berasal dari kata dalam bahasa latin tolerare kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan tolerate yang memililiki arti mengizinkan atau mempekenankan.

Kemudian makna terminologis dari toleransi ini adalah mengakui dan menghormati keyakinan atau perbuatan orang lain tanpa harus menyetujuinya.

Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan makna toleransi sebagai;
Sikap menenggang (menghargai, membiarkan, membolehkan) pendirian (pendapat, pandangan, kepercayaan, kebiasaan dan kelakuan) yang berbeda atau bertentangan dengan pendiriannya sendiri. 

Dalam hubungannya dengan menciptakan kerukunan antar umat beragama, sikap toleran seperti disebutkan dalam KBBI diatas sangat penting dimiliki serta dikembangkan oleh semua pemeluk agama.

Dari berbagai bahasan diatas, maka kita bisa menyebukan bahwa; Tasamuḥ secara etimologis adalah mentoleransi atau menerima perkara yang ada dihadapan kita secara ringan. Sedangkan secara terminologis berarti mentoleransi atau menerima perbedaan dengan ringan hati.

Secara umum, istilah tasamuḥ (toleransi) merupakan sikap memberikan kebebasan kepada sesama manusia atau sesama warga masyarakat untuk;

  • menjalankan keyakinannya, atau 
  • mengatur kehidupannya dan 
  • menentukan nasibnya masingmasing, 
Dengan catatan; selama tidak melanggar dan tidak bertentangan dengan syarat-syarat mendasar terciptanya ketertiban dan perdamaian dalam masyarakat.

Dengan demikian tasamuh/ toleransi merupakan satu istilah untuk menjelaskan sikap saling menghormati, menghargai dan kerjasama di antara kelompok-kelompok masyarakat yang berbeda baik secara, budaya, bahasa, etnis, politik, maupun agama.

Bila dikaitkan dengan keimanan, maka tasamuh atau toleransi ini tidak berarti harus mencmpur adukan keyakinan satu agama dengan yang lain. Keimanan tetap berdiri sendiri dalam sanubari seseorang dan tidak dapat dipaksakan.

Toleransi berarti melarang adanya diskriminasi terhadap kelompok-kelompok yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas dalam suatu masyarakat.

Ketika mayoritas dalam suatu masyarakat dengan ringan hati mengizinkan keberadaan minoritas ditengah kehidupannya, maka inilah contoh toleransi yang sebenarnya. Baik etnis, suku, budaya bahkan agama.

Karakteristik Tasamuh

Seperti dijelaskan diatas, bahwa sikap tasamuḥ ini sangat penting dimiliki oleh setiap orang dalam kehidupan sebuah bangsa dengan keberagaman budaya dan agama.

Agar dapat menyikapi segala perbedaan dengan baik tanpa adanya rasa keterpaksaan,maka setiap individu harus siap menginternalisasikan sikap ini dalam dirinya.

Tasamuḥ menjadi alat pemersatu yang paling kuat antara individu dengan individu yang lain, antara satu kelompok dengan kelompok yang lain.

Karena dalam sikap tasamuḥ atau toleransi ini terdapat perasaan yang tulus serta kesiapan yang jelas untuk menerima perbedaan dan pemikiran dari pihak lain.

Syekh Salim bin Hilali menjelaskan; bahwa tasamuḥ memiliki karakteristik sebagai berikut:

  1. Kerelaan hati karena kemuliaan dan kedermawanan.
  2. Kelapangan dada karena kebersihan dan ketaqwaan.
  3. Kelemah lembutan karena kemudahan.
  4. Muka yang ceria karena kegembiraan.
  5. Rendah hati dihadapan kaum muslimin bukan karena kehinaan.
  6. Mudah dalam berhubungan sosial (muamalah) tanpa penipuan.
  7. Menggampangkan dalam berdakwah kejalan Allah Swt tanpa basa-basi.
  8. Terikat dan tunduk kepada agama Allah Swt tanpa rasa keberatan.


Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) menjelaskan bahwa ruang lingkup tasāmuḥ (toleransi) adalah sebagai berikut:

  • Mengakui hak orang lain, 
  • Menghormati keyakinan orang lain, agree In Disagrement (setuju dalam perbedaan), 
  • Saling Mengerti, 
  • Kesadaran dan kejujuran.


Dari sikap tasamuh yang dimiliki seseorang akan membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang hebat dengan budi pekerti yang luhur dan berpri-kemanusiaan, memiliki sikap yang lemah-lembut, kasih sayang, mampu menguasai amarah dan hawa nafsunya, berjiwa pemaaf dan suka memaklumi kesalahan orang lain, membalas kejahatan dengan kebaikan.

Semoga dengan memahami Pengertian Tasamuh dan Karakteristiknya akan membawa kita pada pemahaman kehidupan yang lebih maju dan tetap beradab. Wallahu a'lam bish showab
Asep Rois
Asep Rois Memandang masa depan itu harus melibatkan kebaikan dalam prasangka. Kemudian melangkah dalam jalur proses dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

Posting Komentar untuk "Pengertian Tasamuh dan Karakteristiknya "

Silahkan Berlangganan Via Email