Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Umat Islam Menderita Selama Kepemimpinan Jokowi, Benarkah?

Umat Islam Menderita Selama Kepemimpinan Jokowi, Benarkah? | Akhir-akhir ini banyak sekali orang-orang bergunjing mengenai keadaan hidup diera kepemimpinan Jokowi.

Umat Islam Menderita Selama Kepemimpinan Jokowi, Benarkah?

Diantara mereka ada yang mengatakan bahwa kehidupan di era pemerintahan Jokowi lebih sulit dari pada di era pemerintahan sebelumnya. Bahkan tidak sedikit dari para pejabat juga para da'i, baik yang tidak atau yang berlatar belakang habib pun mengatakan demikian. Bahkan secara spesifik menyatakan bahwa "umat Islam sangat menderita di era pemerintahan Jokowi". Hmmm kayaknya ada yang keliru deh...!

Ironisnya, mereka yang mempunyai pernyataan itu, lebih memperlihatkan gaya hidup yang mewah. Coba saja lihat HP yang mereka pegang, atau kendaraan yang mereka gunakan atau yang lainnya, sama sekali tidak memperlihatkan kesusahan. Hmmm...

Entah apa dasar dan alasannya?, apakah memang ada kepentingan dibalik itu?. Tentu saja mereka yang memiliki pernyataan itu yang tahu pasti jawabannya.!

Menyoal kesejahteraan dan peningkatan taraf kehidupan dimasa kini, bergantung pada masalah yang ada pada pribadi orang secara masing-masing. Dimana pada zaman ini segalanya serba dimudahkan oleh pemerintah, termasuk peluang untuk memiliki pekerjaan. Tinggal sejauh mana setiap individu berani mengambil peluang dan menawarkan kapasitas yang dimilikinya.

Umat Islam Menderita Selama Kepemimpinan Jokowi, Benarkah?
Menjawab pertanyaan itu, seorang habib yang menyaksikan langsung kehidupan masyarakat di Papua selama puluhan tahun, memberikan penjelasan mengenai persoalan di diatas. Yuk simak penjelasan dari Habib Reza Fauzan al Hamid berikut ini!



Umat Islam Menderita Selama Kepemimpinan Jokowi, Benarkah?

Siapapun yang menjadi pemimpin negara, hakikatnya hanya membuat dan menjalankan kebijakan menyangkut hukum dan laju pemerintahan.

Sementara urusan peningkatan kapasitas kehidupan masyarakat, sangat membutuhkan kemauan dan kreatifitas dari individu masyarakat itu sendiri. Sehebat apapun program yang digelontorkan oleh pemerintah, sebesar apapun dana yang digulirkan untuk membantunya, bila tidak diiringi dengan kemauan dan kreatifitas yang jelas, maka itu tetap sia-sia.

"Sesungguhnya dunia ini diwariskan kepada mereka yang sholeh". Orang sholeh tiada lain adalah mereka yang mau terus belajar membangun kapasitasnya sehingga mampu memahami apa yang harus dilakukan ketika bertemu dengan berbagai persoalan didalam hidupnya.
Asep Rois
Asep Rois Memandang masa depan itu harus melibatkan kebaikan dalam prasangka. Kemudian melangkah dalam jalur proses dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

Posting Komentar untuk "Umat Islam Menderita Selama Kepemimpinan Jokowi, Benarkah?"

Silahkan Berlangganan Via Email