Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Bagaimana Islam Bisa Diterima Masyarakat Nusantara?

Bagaimana Islam Bisa Diterima Masyarakat Nusantara? | Budaya merupakan hasil karya dan pemikiran manusia berdasarkan akal yang dipengaruhi oleh lingkungannya. Sementara agama merupakan wahyu tuhan yang disampaikan oleh seorang utusan.

Kehidupan masyarakat berdasarkan wilyahnya sangat terikat dengan budayanya sendiri. Sehingga kita akan menemukan corak yang berbeda dalam setiap aspek kehidupan masyarakat disetiap wilayah yang berbeda.

Dr.Agus Sunyoto | Bagaimana Islam Bisa Diterima Masyarakat Nusantara?

Oleh karena itulah masuknya agama kedalam satu wilayah sangat bergantung pada penerimaan budaya yang ada disana. Ini pula yang nantinya menjadi alasan mendasar mengapa corak dan ciri satu agama terlihat memiliki perbedaan disetiap wilayah yang berbeda.

Dari hal tersebut, setidaknya sudah mulai terlihat dengan jelas, mengapa dalam Islam muncul berbagai aliran dengan nuansa corak dan ciri khas yang sangat berbeda. Karena pemahaman terhadap agama yang datang, setiap masyarakat atau bangsa memiliki perbedaan dalam pandangan.

Penerimaan budaya terhadap agama mensyaratkan adanya hubungan yang saling menguatkan diantara keduanya. Budaya akan menerima agama bila ada keselarasan dalam penerapannya. Disisi lain, agama harus siap mengikuti ritme yang berlaku dalam budaya.

Untuk masuk ke Nusantara, Islam membutuhkan waktu yang sangat lama, kira-kira 800 tahun waktu yang dibutuhkan sampai akhirnya Islam bisa diterima di bumi Nusantara ini.

Betapa tidak, Islam diturunkan di wilayah padang pasir dengan budaya kehdiupan masyarakatnya yang keras. Sementara Nusantara merupakan wilayah yang subur dengan corak kehidupan yang sangat menyatu dengan alam.

Bagaimana Islam Bisa Diterima Masyarakat Nusantara?

Kemudian bagaimana Islam akhirnya diterima di bumi Nusantara?... Yuk simak penjelasan Dr. Agus Sunyoto berikut ini!



Dengan memahami Bagaimana Islam Bisa Diterima Masyarakat Nusantara, kita sebagai umat muslim dan menjadi mayoritas di Indonesia, tidak boleh melupakan bahwa keberadaan budaya tidak bisa dipisahkan dengan agama. Budaya perlua diluruskan oleh agama, sementara agama harus bisa dinaungi oleh budaya. walaahu a'lam

Asep Rois
Asep Rois Memandang masa depan itu harus melibatkan kebaikan dalam prasangka. Kemudian melangkah dalam jalur proses dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

Posting Komentar untuk "Bagaimana Islam Bisa Diterima Masyarakat Nusantara?"

Silahkan Berlangganan Via Email