Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Pesantren

Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Pesantren - Beberapa waktu lalu para kyai muda sejawa barat bersama-sama melakukan silaturrahmi ke Pondok Pesantren Al-Ittifiq Ciwidey yang di asuh oleh KH.Fuad dan alhamdulillah aku bisa ikut nempel ditengah mereka semoga menjadi berkah.

Dalam silaturrahmi ini ada beberapa agenda kegiatan yang dilaksanakan bersama-sama para ajeungan muda dan sesepuh pondok pesantren. Dari mulai diskusi hingga pengarahan mengenai ekonomi pesantren dari beberapa instansi pemerintahan dan dari sesepuh pesantren al-ittifaq sendiri.

Selain itu sesepuh pondok pesantren mengajak kami jalan jalan dan belajar langsung dilapangan mengenai pertanian yang dijalankan oleh pesantren al-Ittifaq. Dari pertanian inilah al-Ittifaq berhasil membangun ekonomi pesantren dan memberikan pemberdayaan ekonomi kapada para santrinya.

Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Pesantren

Selama mengikuti setiap kegiatan dalam silaturrahmi ini, banyak pengalaman yang aku dapatkan hingga banyak pula yang akhirnya aku pikirkan mengenai pemberdayaan ekonomi pesantren ini.

Tema pemberdayaan nampaknya sekarang mulai menjadi perhatian pemerintah, mungkin tujuannya adalah untuk menjadikan pesantren sebagai salah satu kekuatan ekonomi negara. Ini merupakan informasi penting bagi pesantren-pesantren di Jawa Barat yang secara umum belum menemukan pola ekonomi yang ingin dijalankan.

Berbicara ekonomi berarti berbicara kemandirian dan negara menginginkan agar masyarakat di negeri ini menjadi masyarakat yang mandiri dalam segala bidang hususnya dalam ekonomi. Hanya dengan berani mandirilah sebuah negara akan memiliki martabat dan daya saing didunia internasional.

Pesantren merupakan sarana pendidikan yang mengajarkan berbagai keilmuan tentang agama. Namun selain itu bisa juga memberikan pendidikan kemandirian bagi para santrinya (live skill) sebagai bekal hidupnya dimasa depan.

Sehingga dari pesantren ini diharapkan selain menelorkan para mubalig yang memberikan pencerdasan tentang islam kepada umat, juga menjadi lembaga yang mampu memberikan solusi bagi ekonomi umat.

Dalam perjalanannya pesantren-pesantren yang serius dan fokus dalam menjalankan fungsinya terbukti telah melahirkan generasi penerus bangsa yang berdaya saing. Baik dalam ekonomi, politik, budaya dan berbagai hal mengenai kepentingan dalam kehidupan sosialnya. Pesantren Lirboyo misalnya.

Selin mencetak para kader yang mampu bersaing dalam kehidupan sosialnya, banyak pula pesantren yang sudah membuktikan perannya dalam membangun kemandirian umat atau masyarakat yang ada disekitarnya. Seperti pesantren Sidogiri.

Begitu pula pesantren al-Ittifaq Ciwidey, selain sebagai tempat mendidik para santri dengan ilmu agama juga telah berhasil menerapkan metode pendidikan kemandirian kepada para santri dengan mengelola sumberdaya alam yang ada disekitar ponsok pesantren. 

Pesantren al-ittifaq begitu jeli melihat potensi kekayaan alam yang ada, sehingga bisa menemukan model yang bisa diterapkan dalam pendidikan pesantren sekaligus memberikan pendidikan kemandirian tidak hanya bagi para santrinya tetapi juga kepada umat yang ada disekitar pesantren.

Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Pesantren

Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Pesantren

Setelah belajar banyak hal di pesantren al-Ittifaq dan banyak sekali pengalaman yang kulalui dan ku dengar sebagai cerita perjalanan hidup dari sesepuh pondok. Ada hal penting yang mulai aku pahami dari sini. Dimana sebelum menjangkau umat yang lebih luas tentunya pesantren sangat paham bahwa sebelum umat diluar pesantren maka pesantren itu sendiri harus terlebih dahulu memandirikan dirinya.

Ibda binafsik "awalilah dari diri sendiri" inilah prinsipnya. Karena tidak mungkin mendorong orang lain untuk berhasil dalam sesuatu, sementara dirinya belum berhasil dalam sesuatu itu.

Dalam pengetahuan keagaamaan ini sudah pasti, tetapi dalam hal ekonomi tentunya baru beberapa pesantren yang telah memulai dan masih banyak pesantren yang belum menemukan model untuk menggarap kemandirian ekonominya ini.

Mengenai menemukan model yang bisa diterapkan dan dilakukan oleh sebuah pesantren, maka itulah perjuangan awal pesantren agar bisa menemukan model yang sesuai dengan karakteristik wilayahnya.

Banyak sekali masalah kehidupan yang dihadapi umat, tidak melulu masalah kebodohan dalam keilmuan agama. Tetapi masalah kesejahteraan selain diberikan pemahaman mengenai sabar, syukur, ikhlas dan lain-lain harus juga dibantu dengan memberikan solusinya.

Jadi pemberdayaan ekonomi umat melalui pesantren adalah membuka ruang yang lebih luas bagi pesantren dalam mendidik umat, agar menjadi umat yang mandiri dalam kehidupan ini. Dan yang paling pentingnya adalah untuk mewujudkan baldatun toyyibatu warobbun ghofur oleh pesantren dan umat yang diperjuangkan secara bersama-sama.

Asep Rois
Asep Rois Memandang masa depan itu harus melibatkan kebaikan dalam prasangka. Kemudian melangkah dalam jalur proses dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

Posting Komentar untuk "Pemberdayaan Ekonomi Umat Melalui Pesantren"

Silahkan Berlangganan Via Email