Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

5 Hikmah Berpuasa Di Bulan Ramadhan Yang Penting Dipahami Oleh Umat Islam

5 Hikmah Berpuasa Di Bulan Ramadhan - Setiap amal ibadah yang dilakukan pasti memiliki hikmah yang akan membawa pelakunya menjadi lebih baik dan memiliki derajat yang tinggi disisi Allah swt, tak terkecuali ibadah puasa.

5 Hikmah Berpuasa Di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan selalu datang disetiap tahun untuk berkunjung dan menemani umat muslim menjalani latihan hidup yang sebenarnya.

Bulan Ramadhan ini ternyata menyimpan berjuta keistimewaan yang disiapkan untuk mereka yang benar-benar tulus ingin bertemu dan beribadah dibulan ini.

Setidaknya Ada 5 Hikmah Berpuasa Di Bulan Ramadhan yang penting diketahui oleh orang-orang yang beriman.

Mengetahui 5 hal tersebut tujuannya adalah agar bisa secara konsisten meningkatkan kwalitas keimanannya dihadapan Allah swt.


Melatih Disiplin Waktu


Sudah menjadi bagian penting yang harus diperhatikan oleh setiap orang adalah masalah laju waktu.

Waktu yang tidak pernah mau menunggu benar-benar menuntut kedisiplinan agar seseorang tidak banyak kehilangan waktu/moment berharga didalam hidupnya.

Menjalankan ibada puasa dibulan Ramadhan sangat penting memperhatikan waktu.

Dimana sepanjang siang, setiap muslim dituntut untuk mampu menjaga diri dari perbuatan keji dan munkar, bahkan dilarang untuk makn dan minum sehari penuh.

Oleh karena itu, Untuk menghasilkan puasa yang tetap fit dan kuat di siang hari, maka tubuh memerlukan istirahat yang cukup, hal ini membuat kita tidur lebih teratur demi lancarnya puasa.

Bangun untuk makan sahur dipagi hari juga melatih kebiasaan untuk bangun lebih pagi untuk mendapatkan rejeki (makanan).

Tiap Kegiatan Mulia Dan Kebaikan Merupakan Ibadah

Setiap langkah kaki menuju masjid memiliki nilai ibadah, menolong orang bernilai ibadah, berbuat adil pada manusia lain bernilai ibadah, tersenyum pada saudara bernilai ibadah,

membuang duri dari jalan yang dilewati bernilai ibadah, sampai tidurnya orang puasa bernilai ibadah, sehingga segala sesuatu yang diperbuat berpotensi menjadi ibadah.

Sehingga kita terbiasa hidup dalam kebiasaan untu beribadah. Artinya semua hal yang kita lakukan dapat bernilai ibadah.

Bila kesemuanya ini berdasarkan syariat, aturan dan diniatkan untuk beribadah kepada Allah Ta'ala.

Dan yang paling penting adalah nilai ibadah dari amal perbuatan yang dilakukan memiliki kelipatan yang lebih besar dibanding dengan nilai ibadah yang didapat diselain bulan ramadhan.

Lebih Perduli Pada Sesama

Dalam Islam ada persaudaraan sesama muslim, hal ini akan tampak jelas jika berada dibulan Ramadhan,

Orang memberikan takjil untuk berbuka puasa secara gratis, tidak hanya diberikan di dalam mesjid dan mushola, tetapi akan kita temukan banyak sekali orang yang berbagi makanan dan minuman untuk takjil diberbagai tempat termasuk dipinggir jalan.

Selain itu ada kebersamaan yang dibangun ketika kiyamullail dengan sholat tarawih, tadarus dan berbagai kegiatan peribadatan yang dilakukan secara bersama-sama.

Semua itu akan semakin merekatkan hubungan diantara orang yang satu dengan yang lainnya.

Nilai keperdulian terhadap sesama ini tidak hanya pokus pada makan dan minum saja, tetapi sampai pada tingkat keperdulian bagaimana mensejahterakan mereka yang hidup dibawah garis kemiskinan.

Sehingga banyak orang yang selalu mengeluarkan kewajiban zakatnya dibulan ramadhan demi membantu mereka yang kurang mampu agar bisa merasakan kemeriahan hari raya dengan senang dan gembira.

Melatih Hidup Sederhana

Kesederhanaan menjalani hidup bukanlah hal yang mudah bagi semua orang. Apalagi dijaman yang sudah serba modern ini, diman identitas merupakan hal yang selalu paling diunggulkan dan dikejar oleh banyak orang.

Kekayaan, gaya hidup dan kesenangan seakan menjadi kewajiban yang harus dimiliki untuk meningkatkan kedudukan ditengah kehidupan sosialnya.

Namun, dalam skema ramadhan orang muslim dituntut untuk menaklukan perutnya, lisannya dan semua perbuatannya agar tidak berlebihan.

Ramadhan mengingatkan bahwa identitas bukanlah sesuatu yang bisa membawa seseorang pada derajat kemuliaan dihadapan Allah swt, tetapi ketulusan dan keikhlasan yang akan menempatkan seseorang pada derajat yang tinggi disisi Allah swt.

Kesadaran akan terbangun ketika waktu berbuka puasa tiba, pikiran yang membayangkan bisa melahap makanan dan minuman sebanyak-banyaknya menjadi sirna, karna hanya dengan sesuap dan seteguk saja rasa lapar dan dahaga langsung tertawarkan.

Disnilah pelajarannya, bahwa keinginan yang membara hanyalah gambaran dari nafsu belaka, sehingga perlu ditundukan dengan menyederhanakan segala sesuatunya sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan.

Melatih Untuk Bersyukur

Bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah swt, bukanlah sikap yang lahir atau muncul begitu saja pada seseorang, melainkan harus melalui proses dengan tahapan yang akan menggambarkan bahwa rasa syukur itu memiliki dasar alasan yang jelas.

Rasa lapar, haus dan lelah sehari penuh merupakan peringatan, bahwa dibalik kesenangan hidup yang dialami oleh orang yang mampu, ada kesengsaraan dan derita yang selalu dialami oleh mereka yang hidup dalam keadaan yang serba kekurangan.

Jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak bersyukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah swt.

Demikian 5 Hikmah Berpuasa Di Bulan Ramadhan Yang Penting Dipahami Oleh Umat Islam

Semoga menjadi motivasi bagi kita untuk bisa lebih baik dan lebih fokus menjalani bulan ramadhan tahun ini dengan berbagai kegiatan amal kebaikan.

Sehingga kita menjadi bagian dari orang-orang yang mendapatkan kemenangan dengan kemenangan yang sesungguhnya. wallahu a'lam bish showab.
Asep Rois
Asep Rois Memandang masa depan itu harus melibatkan kebaikan dalam prasangka. Kemudian melangkah dalam jalur proses dengan penuh keyakinan pada kemampuan diri sendiri.

Posting Komentar untuk "5 Hikmah Berpuasa Di Bulan Ramadhan Yang Penting Dipahami Oleh Umat Islam"

Silahkan Berlangganan Via Email