Hikmah Hujan Yang Penting Di Ketahui

Sambil menunggu sang hujan tulisan ini mulai di garap dengan diberi judul hikmah hujan yang penting di ketahui. Ya, karena setiap kejadian itu ada hikmahnya, namu kita sering lupa terhadap hikmah-hikmah yang muncul mengiringi setiap kejadia atau peristiwa.

Disaat menunggu sang hujan mereda ada berkelebat di benakku mengenai pesan yang disampaikan oleh sang hujan. Namun, pesan itu belum bisa ku gambarkan dengan kata-kata. Jadi, yang kutuliskan disini hanya beberapa hal saja mengenai hujan serta mengenai hikmah diturunkan hujan.





Hujan merupakan air yang turun berhamburan dari langit menuju daratan di bumi, hujan juga merupakan sebuah proses kondensasi uap air di atmosfer hingga menjadi butir air yang cukup berat kemudian berjatuhan dan biasanya tiba di daratan dan sebagian lagi tersesat di udara. Dua proses yang mungkin terjadi secara bersamaan bisa mendorong udara semakin jenuh (bukan karena pasangan goreng adat) sesaat sebelum terjadinya hujan, yaitu berupa pendinginan udara atau peningkatan uap air yang berlarian ke udara.

Hikmah Hujan Yang Penting Di Ketahui oleh kita

Salah satu cara penjenuhan udara itu disebut Virga. Virga merupakan bagian dari presipitasi yang jatuh ke Bumi namun menguap kembali sebelum mencapai daratan (yang kita sebut sebagai tersesat di udara). Terbentuknya presipitasi adalah melalui butir air atau kristal es dengan awan yang saling beradu atau bertabrakan.

Bagaimanapun hujan adalah salah satu karunia dari Allah Subhanahu Wata'ala untuk semua makhluknya, terutama menjadi hidayah bagi manusia. Aroma hujan yang khas, kadang kita lupakan, padahal dari aroma hujan ini bisa memberikan bekas kepada tubuh kita, sehingga metabolisme tubuh yang seharusnya melelah kembali pada kebugarannya.

Jadi, bagaimanapun hujan adalah rizki yang diturunkan atas kasih sayang Allah subhanahu wata'ala. Bila karena hujan akhirnya terjadi bencana di mana-mana, maka itulah petunjuknya atau pesan yang disampaikannya, yaitu; bila tidak dikelola dengan benar setiap potensi yang diberikan akan mengakibatkan derita.

 وَهُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِن بَعْدِ مَا قَنَطُوا وَيَنشُرُ رَحْمَتَهُ وَهُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيدُ 

“Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.” (QS. As-Syura: 28)

Hujan merupakan bagian dari kasih sayang Allah Subhanahu wata'ala untuk semua makhlukny terutama manusia. Inilah alasan mengapa hujan itu harus disyukuri dan dijadikan motivasi untuk menata dan mengelola kehidupan ini dengan sebenar-benarnya.
 وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ 

"Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rejekimu, dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu."  (QS.Adz-DZariyat :22)
 إِذْ يُغَشِّيكُمُ النُّعَاسَ أَمَنَةً مِنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُمْ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً لِيُطَهِّرَكُمْ بِهِ وَيُذْهِبَ عَنْكُمْ رِجْزَ الشَّيْطَانِ وَلِيَرْبِطَ عَلَى قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ الأقْدَام 

"(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk, sebagai suatu penentram dari-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit, untuk menyucikan kamu dengan hujan itu, dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan, dan untuk menguatkan hatimu, dan memperteguh dengannya telapak kaki(mu)." (QS.Al-Anfal :11)

Nunutan ketika hujan turun adalah suasana paling damai dalam hidup, dilanjutkan dengan ngagojod bersama selimut, menambah kedamaian hidup semakin terasa megah. Namun, itu tidak berarti kita harus lupa dari kenyataan, bahwa tugas kita adalah untuk menghindarkan diri dari sesuatu yang menyebabkan kita lupa kepada Allah swt. Salah satu tanda kita lupa kepada Allah adalah mengabaikan potensi dari pungsi yang sebenarnya.

وَاللَّهُ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَحْيَا بِهِ الأرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِقَوْمٍ يَسْمَعُونَ 

"Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan), dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi, sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu, benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran)."(QS.An-Nahl :65)

Sekali lagi, salah satu tanda kelupaan itu adalah mengabaikan potensi dari fungsi sebenarnya. Jadi bencana yang terjadi di berbagai tempat akibat turunnya hujan adalah akibat dari mengabaikan potensi yang telah dianugerahkan dari fungsi yang seharusnya.


Semoga, dengan hujan yang turun di hari ini, kita menjadi sadar dan mengingat kembali Allah swt, sehingga kita tidak termasuk orang yang mengabaikan potensi dari fungsinya.

 وَهُوَ الَّذِي يُرْسِلُ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ حَتَّى إِذَا أَقَلَّتْ سَحَابًا ثِقَالا سُقْنَاهُ لِبَلَدٍ مَيِّتٍ فَأَنْزَلْنَا بِهِ الْمَاءَ فَأَخْرَجْنَا بِهِ مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ كَذَلِكَ نُخْرِجُ الْمَوْتَى لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ 

"Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab angin itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran." (QS.Al-A’raf :57)



Dari curhatan diatas kita bisa mengambil pelajaran bahwa banyak sekali hikmah hujan yang penting di ketahui oleh kita umat manusia. Bahwa sebagai khalifah di muka bumi ini manusia bertugas untuk menjaga keseimbangan alam. Menjaga keseimbangan alam adalah dengan mempungsikan setiap potensinya pada fungsi yang seharusnya. Wallahu a'lam bis showab.


Belum ada Komentar untuk "Hikmah Hujan Yang Penting Di Ketahui"

Posting Komentar

Tinggalkan komentar Anda dengan bahasa yang singkat dan mudah dipahami serta santun.
Terimakasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel